Audiensi dengan DPRD Kabupaten Bone Bolango, Kepala BPMP Gorontalo Paparkan Kondisi Kualitas Hasil B

Audiensi dengan DPRD Kabupaten Bone Bolango, Kepala BPMP Gorontalo Paparkan Kondisi Kualitas Hasil B

Admin
14 Mar 2025

BPMP Provinsi Gorontalo melakukan audiensi dengan Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango, Senin (19/6/23).  Audiensi ini dalam rangka optimalisasi Pemenuhan Indikator Prioritas SPM Bidang Pendidikan Tahun 2024 sebagai tindak lanjut hasil Pendampingan Perencanaan Daerah bersama Dinas Pendidikan dan BAPPEDA Kab. Bone Bolango pada tanggal 11-12 Mei 2023.

Pertemuan ini dihadiri oleh Tim Komisi I Bidang Pendidikan DPRD Kabupaten Bone Bolango, Dinas Pendidikan & Kebudayaan, BAPPEDA, Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bone Bolango, Konsultan BPMP, Tim PMO dan PDM BPMP Provinsi Gorontalo.

Kepala BPMP Provinsi Gorontalo, Rudi Syaifullah, memaparkan kondisi kualitas hasil belajar dengan menunjukkan kemampuan rata-rata literasi dan numerasi yang sebagian besar masih belum mencapai kompetensi minimum. Rudi Syaifullah kemudian menjelaskan strategi peningkatan kualitas capaian pembelajaran dengan beberapa solusi yang ditawarkan.

Menanggapi penyampaian tersebut, Ketua Komisi I, Faisal Mohie menyatakan sedikit kaget karena selama ini belum mengetahui kondisi yang sebenarnya tentang kualitas pendidikan di Kabupaten Bone Bolango. Selama ini, setiap pembahasan anggaran dibidang Pendidikan diketahui bahwa pendidikan di Kabupaten Bone Bolango baik-baik saja, tapi kenyataan dilapangan masih banyak hal-hal yang perlu perhatian khusus.

“Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya literasi dan numerasi serta mutu pendidikan di Kab. Bone Bolango adalah kekurangan guru, distribusi guru yang tidak merata, pemerataan guru di tiap daerah, selain peningkatan kompetensi guru, sarana dan prasarana sekolah harus dapat perhatian dari kita semua, bagaimana mungkin peserta didik kita dapat belajar dengan baik kalau atap sekolahnya bocor, toiletnya berbau dan lain sebagainya,” ungkap Faisal Mohie.

Kasubbag Perencanaan Dinas Pendidikan Kab. Bone Bolango, Ivone Ismail  menjelaskan bahwa selama ini Dinas Pendidikan Kab. Bone Bolango selalu berkoordinasi dengan BPMP Gorontalo. “Kami ada agenda rutin setiap bulan yakni Rapat PMO dengan BPMP Gorontalo membahas banyak hal tentang pendidikan di Kab. Bone Bolango, pada tayangan tampilan e-rakortek pada dasarnya Dinas Pendidikan sudah mengisi walaupun belum secara keseluruhan serta sudah diusulkan ke BAPPEDA Kab. Bone Bolango dan sebagian sudah dilaksanakan walaupun belum muncul diaplikasi SIPD,” jelasnya.

Misbar Bulotio dari BAPPEDA Kab. Bone Bolango menyampaikan bahwa  pertemuan seperti ini harusnya rutin dilaksanakan agar program kegiatan dibidang pendidikan saling sinkron dengan adanya kolaborasi antara Dinas Pendidikan, BAPPEDA, Badan Keuangan Daerah, Dukcapil dan juga DPRD Kab. Bone Bolango serta pemangku kepentingan lainnya sehingga program kegiatan dan penganggarannya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Arifin Wijaya dari BKPD Kabupaten Bone Bolango turut menanggapi dan menjelaskan bahwa semenjak Covid 19 kondisi Keuangan Kab. Bone Bolango turun drastis, ada beberapa sumber pembiayaan yang ada tapi tidak bisa serta merta dapat dimanfaatkan karena sudah ada peruntukannya.

Rudi Syaifullah menjelaskan bahwa masalah pendidikan adalah tugas dan tanggung jawab kita semua, bukan hanya tugas dari dinas pendidikan. “Selain solusi yang kami tawarkan di tayangan tadi kami juga punya solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Kab. Bone Bolango yaitu melalui Program Sekolah Penggerak yang akan mulai diimplementasikan oleh beberapa sekolah penggerak Angkatan-3 sebagai piloting di Kab. Bone Bolango mulai tahun ajaran 2023/2024,” jelasnya.

Kasubag Umum BPMP Gorontalo, Doni Punu menambahkan bahwa solusi paling konkrit adalah memetakan semua indikator yang merah (masih sangat rendah), dan intervensinya tidak hanya ke dinas pendidikan tapi harus melibatkan beberapa OPD seperti Dinas Kesehatan dalam penanganan gizi buruk peserta didik dan kebersihan sekolah, dan Dinas PUPR dalam penanganan akses jalan menuju sekolah, dan lainnya.

Dalam dialog dan diskusi yang berlangsung selama 2 jam tersebut Faisal Mohie menegaskan bahwa ditahun 2024 Anggaran Pendidikan Dinas Pendidikan Kab. Bone Bolango agar ditingkatkan untuk membuat program kegiatan yang dapat menurunkan angka-angka yang masih berwana merah (capaian indikator yang masih rendah). Harapannya kepada dinas terkait agar pola penganggaran harus sesuai dengan regulasi yang berlaku dan senantiasa berkolaborasi dengan BPMP Provinsi Gorontalo sehingga segala bentuk permasalahan khususnya dibidang pendidikan dapat segera teratasi.

“Dari rangkaian kegiatan, pemaparan dan diskusi yang dilaksanakan pada hari ini, hasilnya akan menjadi rekaman dan bahan dari Komisi I Bidang Pendidikan DPRD Kab. Bone Bolango sebagai  rekomendasi untuk diteruskan kepada Pemda Kab. Bone Bolango dalam pembahasan anggaran di bidang pendidikan untuk peningkatan Mutu Pendidikan di Kab. Bone Bolango. Terima kasih kami ucapkan kepada Kepala BPMP Provinsi Gorontalo beserta Tim, semoga pertemuan yang kami menyebutnya sebagai Rapat dengar Pendapat (RDP) ini bisa secara rutin dilaksanakan, untuk peningkatan kualitas Pendidikan di Kab. Bone Bolango,” imbuhnya sekaligus menutup rapat. *)Rustam_HumasBPMPGtlo