SUWAWA-Dua mahasiswa
yang tergabung di Front Mahasiswa Perjuangan, masing masing Yanto Ali dan
Fajrul Mahmud melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Kabupaten Bone Bolango Rabu (30/4/2025).
Kedatangan mereka untuk menyuarakan terkait adanya tempat hiburan malam di
wilayah Tapa - Bulango.
Dalam orasinya Yanto
Ali mengatakan tempat hiburan malam diduga beroperasi tanpa izin. "Diduga
pula menjual minuman keras," ungkap Yanto dan menambahkan kondisinya sudah
membahayakan karena hamper menimbulkan korban.
Lebih jauh dikatakan,
dikuatirkan tempat hiburan malam ini
berkontribusi positif terhadap meningkatnya jumlah penderita HIV AIDS.
Ketua Komisi III DPRD
Kabupaten Bone Bolango Faisal Mohi yang menerima aksi unjuk rasa itu mengaku
mendukung langkah peduli yang ditunjukkan mahasiswa tersebut. "Terima
kasih sudah peduli dan saya mendukung langkah berani seperti ini", kata Faisal
Mohi seraya mengatakan kagum dengan demi yang dilakukan dua orang mahasiswa
ini.
Lebih lanjut, Faisal
Mohi yang didampingi sejumlah Aleg mengatakan, sudah menindaklanjuti apa yang
menjadi keluhan mahasiswa. Hanya saja, sebagai anggota DPRD memiliki
keterbatasan. "Harus dipahami, kami ada mekanisme yang berlaku di lembaga
ini", tegasnya. Menunjukan keseriusan
untuk menyelesaikan persoalan ini, Faisal Mohi meminta sekretaris DPRD untuk
mengundang rapat dengar pendapat dinas terkait. " Tidak tunggu besok. Hari
ini kita lakukan rapat dengar pendapat dengan tiga dinas terkait",
tuturnya dan menambahkan selanjutnya akan turun ke lokasi guna penertiban. ***